Halaman

Rabu, 19 November 2014

Indonesia Berpesta

            Pesta Syukuran Rakyat #Salam 3 Jari yang digelar seusai pelantikan presiden dan wakil presiden baru pada Senin, 20 Oktober 2014, Joko Widodo dan Jusuf Kalla diarak para pendukungnya dalam acara pawai budaya ke Istana Negara menggunakan andong (kereta kuda). Bazar kuliner “makan gratis sampai habis” dan pentas musik turut menyemarakan pesta rayat yang berlangsung hingga malam hari.
jk
          Lebih menarik lagi, dalam barisan pawai budaya mengantarkan Presiden Jokowi ke Istana Negara, terlihat komunitas Falun Dafa Indonesia menampilkan atraksi marching band dan genderang pinggang. Mereka membawa spanduk di barisan depan dengan tulisan: “Himpunan Falun Dafa Indonesia mengucapkan Selamat Atas Pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI.” Penampilan mereka menarik perhatian orang karena ketertiban, kerapian dan permainan musik mereka yang anggun dan mempesona.
          Sementara itu, saat konser musik yang diikuti puluhan artis ternama ibukota di Monas, Jokowi melepas ratusan lampion. Aksi pelepasan lampion juga dilakukan di kota-kota besar di Indonesia sehingga total lampion yang diterbangkan sebanyak 17,480 buah. Lampion tersebut dianggap merupakan simbol harapan, persatuan, dan kebersamaan sebuah negara kepulauan. Syukuran juga dilakukan di kota-kota besar di Indonesia dari Sabang sampai Marauke.
images 

        Menurut saya, pesta rakyat tersebut adalah acara positif yang dilaksanakan sebagai syukuran terpilihnya Joko Widodo sebagai Presiden. Hal ini baru sangat jarang terjadi, masyarakat dapat menikmati pesta rakyat ini dengan antusias dan bersukacita. Melalui pesta rakyat tersebut, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk turut serta bekerja sama membangun bangsa Indonesia menjadi lebih baik, terutama bagi generasi muda yang adalah tonggak masa depan bangsa supaya bersiap untuk membawa perubahan positif atas bangsa Indonesia ini. Jadi, tidak hanya Presiden Joko Widodo yang terbeban buat bangsa Indonesia, melainkan kita juga bersama-sama melakukan hal yang positif yang dapat membuat bangsa Indonesia menjadi negara yang adil, sejahtera, aman, tentram, dan damai.


Sumber:
http://www.merdeka.com/peristiwa/pesta-rakyat-di-pelantikan-jokowi-jusuf-kalla.html
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/14/10/20/ndq51x-fitra-itu-bukan-pesta-rakyat-tapi-pesta-jokowi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar